Latest Movie :
Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label Based on True Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Based on True Story. Tampilkan semua postingan

Sinopsis dan Trailer NOAH Band : Awal Semula

Kabar gembira bagi kalian penggemar Band NOAH, karena Film perdana mereka telah tayang di bioskop nasional. Yeeee…!!! memang sebuah kegembiraan tersendiri jika band kesukaan bisa tampil main film, dan saat ini adalah band NOAH yang mempersembahkan film mereka untuk para SAHABAT NOAH (sebutan untuk fans NOAH). Noah adalah sebuah grup band yang terbilang sangat sukses di industri musik Indonesia. Mengusung nama baru dari nama Peterpan yang memang sudah sangat dikenal di hati para pencinta musik Indonesia tak membuat Ariel, dkk susah untuk kembali merajai pentas musik Indonesia. Kesuksesan inilah yang menjadi pemicu untuk membuat sebuah film berjudul ‘Noah Band : Awal Semula”.

Lalu bagaimana jalan ceritanya? Cerita dalam film ini adalah tentu saja tentang NOAH, bagaimana kisah Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David mengalami masa sukses, jatuh dan hingga sukses kembali dalam sebuah kebangkitan pergantian nama dari Peterpan menjadi Noah. Terlalu banyak jika ditulis disini, dan saya yakin pasti buat para SAHABAT NOAH sudah tahu kisah mereka namun melihat kisah mereka dalam sebuah bentuk film pasti akan menjadikan rasa dan kegembiraan tersendiri. yah, tapi akan saya tulis juga garis besar dari film ini..hehe..buat kalian apa sih yang enggak??

noah

Sinopsis

Ariel, Uki, Lukman dan Reza adalah pentolan dari grup band bernama Peterpan pada masa awal kejayaan mereka, hingga keluarnya dua orang personel Peterpan yang berbuntut pada kisah pembubaran Peterpan dan digantikan menjadi Noah pada saat itu. Kehancuran nama Peterpan sendiri tak lepas dari ketidakharmonisan para anggota Peterpan yang berbuntut pada keluarnya Andhika dan Indra. Keadaan ini kemudian diperparah dengan kasus hukum yang membelit Ariel sang vokalis. Lalu bagaimana mereka bisa bangkit lagi dan sesukses sekarang?

Kisah inilah yang kemudian diangkat dalam film ‘Awal Semula’ tersebut. Untuk membuat film ini sendiri sang sutradara yakni Putrama Tuta harus mengorek berita dari semua personel dari Peterpan yang dulu hingga menjadi Noah yang berarti ditambah dengan hadirnya David. Film Noah Band : Awal Semula ini telah ditanyangkan di bioskop Indonesia mulai 14 November 2013 kemarin. Buruan pada nonton supaya tidak ketinggalan keseruan mereka..Smile

Noah Band : Awal Semula Trailer

Sinopsis dan trailer Captain Phillips (2013) Tom Hanks

Apa kabar? update sinopsis kali ini adalah film Captain Phillips yang disutradarai oleh Paul Greengrass yang telah sukses menyutradari film The Bourne Ultimatum pada 2007 silam. Film action persembahan Columbia Pictures ini berdurasi sepanjang 134 menit dan telah rilis pada 11 Oktober 2013 kemarin. Film ini dibintangi oleh Tom Hanks yang bisa dipastikan  merupakan film berkelas seperti film-film Tom Hanks lainnya seperti Philadelphia, Forest Gump, Apollo 13 atau Saving Private Ryan. Film Captain Phillips ini dibuat berdasarkan kisah nyata yang diambil dari buku yang berjudul A captain’s Duty: Somali Pirates, Navy Seals, and Dangerous Day at Sea yang ditulis oleh Richard Phillips dan Stepan Talty. Lalu bagaimana jalan ceritanya? penasaran? yuk, kita langsung menuju sinopsisnya.

Sinopsis

Kapal Barang AS Maersk Alabama yang dinahkodai oleh Kapten Phillips (Tom Hanks) sedang melakukan perjalanan laut ke Mombasa, Kenya. Namun, tiba-tiba kapal ini dikepung oleh sekelompok perompak yang dipimpin oleh Muse (Barkad Abdi). Seluruh awak kapal Maersk Alabama berusaha menyelamatkan diri ke 'secure room' yaitu tempat yang telah disiapkan untuk insiden seperti ini. Kapten Phillips selaku kapten kapal itu juga bertanggung jawab akan segala hal terburuk yang akan menimpa awaknya, kapal, bahkan dirinya. Di saat menegangkan tersebut terjadi sebuah konflik antara Phillips dan Muse yang membuat keadaan semakin membahayakan.captain_phillips

Nama Tom Hanks sudah pasti menjadi daya tarik utama film ini, namun nama sang sutradara yang juga tidak kalah terkenal, Paul Greengrass. Captain Phillips adalah sebuah perpaduan sempurna antara Sutradara Paul Greengrass dan aktor Tom Hanks. Intensitas film ini dapat terjaga dengan baik dari awal film hingga akhir sehingga anda tidak akan merasa bosan atau jenuh saat menonton melainkan selalu tertarik oleh apa yang di tayangkan (itu pengalaman saya sih, semoga berlaku juga buat anda..hehe). Jajaran pemeran yang keren, musik yang seru disertai pengambilan gambar yang bagus menjadikan film ini patut untuk direkomendasikan menjadi film wajib tonton.

Captain Phillips Trailer

Sinopsis dan Trailer Sokola Rimba

Sudah pernah mendengar judul ini? atau apakah kalian tahu yang siapakah Butet Manurung? Nah, kalau ada yang tahu berarti kalian sudah tahu inti ceritanya, sedangkan buat yang belum tahu berikut ini saya kasih informasi tentang film terbaru garapan Riri Riza  yang berduet dengan Mira Lesmana berjudul Sokola Rimba. Untuk promonya sendiri sudah tayang di bioskop, jadi kia tinggal menunggu filmnya hadir.

2wihbzu3

Sinopsis

 

Kisah Butet Manurung dimulai ketika dia berada di Jambi, diceritakan Butet Manurung yang diperankan oleh Prisa Nasution hampir tiga tahun bekerja di sebuah lembaga konservasi di wilayah Jambi. Butet Manurung telah menemukan hidup yang diinginkannya, yaitu mengajarkan baca tulis dan mengajarkan berhitung kepada anak-anak asli suku anak dalam yang lebih dikenal sebagai orang rimba yang bermukim di hulu sungai makekal di hutan bukit duabelas.

 

Suatu ketika Butet Manurung terserang demam malaria di tengah hutan dan tiba-tiba saja seorang anak asing bernama Nyungsang Bungo (Nyungsang Bungo) datang untuk menolongnya, Nyungsang Bungo berasal dari hilir sungai Makekal yang jaraknya sekitar 7 jam perjalanan untuk bisa mencapai hulu sungai tempat Butet mengajar . Pertemuan dengan penolongnya itulah yang menyadarkan Butet untuk memperluas wilayah kerjanya ke arah hilir sungai Makekal.

 

Nyungsang Bungo dengan keteguhan harinya mencari segala cara untuk supaya dapat terus diajar oleh Butet, Butet juga mencari cara agar dia tetap terus bisa mengajar Nyungsang Bungo. Hingga suatu saat malapetaka yang ditakuti oleh kelompok Nyungsang Bungo betul-betul terjadi . Butet terpisah dari masyarakat rimba  yang dicintainya.

 

Kisah ini agaknya akan membuat haru dan sekaligus seru, saya pribadi tidak sabar untuk segera menonton film ini. Rencananya film ini akan rilis bulan ini tepaatnya tanggal 21 November 2013. Mari kita tonton rame-rame dan dukung perfilman Indonesia..hehehe

Trailer sokola rimba

Sinopsis dan Trailer A Beautiful Mind (2001)

Apa kabar, setelah lama tidak menulis review, rasanya kangen untuk menulis lagi. Nah, Film yang satu ini baru saya tonton kemarin, sebenarnya film lama tapi saya baru tahu kemarin. Film Based On True Story berjudul A Beautiful Mind ini merupakan film yang bisa membuat kita terbawa dalam filmnya sehingga kita bisa mersakan kebingungan yang dirasakan oleh pemeran utama. A Beautiful Mind mengisahkan seorang matematikawan John Nash peraih nobel dalam bidang ilmu ekonomi pada tahun 1994, yang diperankan sempurna oleh Russel Crowe. Film ini merupakan peraih Academy Award.
Sinopsis
Seorang matematikawan jenius tapi tak simpatik, alias apatis bersekolah di perguruan tinggi Princeton dengan mendapat beasiswa Carniege. Dia adalah mahasiswa yang unik, tidak menyukai perkuliahan dan suka mbolos, karena menurutnya itu hanya membuang waktu saja dan mengekang kreatifias seseorang, dan hanya membuat otak tumpul. Dia justru lebih suka belajar secara otodidak, memahami dan memecahkan dinamika pergerakan natural melalui pemikirannya sendiri yang sangat kreatif. John Nash lebih banyak meluangkan waktu di luar kelas demi mendapatkan ide asli untuk meraih gelar doktornya dan diterima di pusat penelitian bergengsi, Wheeler Defense Lab di MIT.
a-beautiful-mind1
Permasalahan muncul ketika tanpa disadarinya dia mengidap penyakit gangguan jiwa schizoprenia -suatu gangguan jiwa yang menyebabkan penderita tidak bisa membedakan mana yang halusinasi dan mana yang nyata. Sebenarnya penyakit ini sudah sejak dia dari princeton, tapi tambah parah ketika ia mengajar di MIT. Hidup Nash mulai berubah ketika ia diminta Pentagon memecahkan kode rahasia yang dikirim tentara Soviet. Di sana, ia bertemu agen rahasia William Parcher. Dari agen rahasia ini, ia diberi pekerjaan sebai mata-mata. Pekerjaan barunya ini membuat Nash terobsesi sampai ia lupa waktu dan hidup di dunianya sendiri.
Istrinya tanpa henti berusaha untuk mengerti dan mencoba menyembuhkan John Nash dari halusinasinya tersebut. Dan kejadian-kejadian haru sekaligus seru berlangsung disini sampai akhirnya John Nash memantapkan diri untuk melanjutkan hidup.
Kasus John Nash ini adalah dia menganggap/berhalusinasi dirinya terlibat dalam konspirasi militer tingkat tinggi . Film ini juga memberi kita pesan bahwa kekuatan sebuah cinta mengalahkan apapun. Kesabaran dari seorang istri sehingga Nash mampu bangkit dan meraih nobel di tahun 1994.
Karakter-karakter yang ditampilkan dalam film ini begitu kuat, dengan gaya penceritaan yang baik dan para pemeran yang profesional menjadikan film ini begitu hidup dan nyata. Tak dipungkiri memang ada beberapa kejanggalan yang terjadi ketika Nash berhadapan dengan tokoh imajinasinya, tetapi itu tidak mengurangi kapasitas cerita dan kapasitas para pemain dalam film ini.

Sinopsis dan Trailer : Argo (2013)

Apa kabar, Ben Affleck adalah seorang aktor yang berhasil menjamah dunia sutradara, terbukti dari film yang dia garap dan dia bintangi mampu menyabet penghargaan tertinggi Oscar 2013 sebagai film terbaik. Judul film tersebut adalah Argo, Argo juga merebut penghargaan untuk kategori  penyuntingan gambar terbaik dan naskah adaptasi terbaik. Argo yang diadaptasi oleh Chris Terrio dari buku The Master of Disguise (Antonio J. Mendez, 2000) dan artikel majalah Wired, Escape from Tehran: How the CIA Used a Fake Sci-Fi Flick to Rescue Americans from Iran (Joshuah Bearman, 2007) bercerita mengenai kisah nyata Revolusi Iran yang terjadi pada tahun 1979.

Sinopsis

argo-poster-header3Saat itu, hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat sedang berada di ujung tanduk akibat keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memberikan suaka politik bagi mantan pemimpin Iran yang dianggap telah memberikan banyak kesengsaraan bagi rakyat negaranya, Mohammad Reza Pahlavi. Puncaknya, pada tanggal 4 November 1979, ribuan demonstran anti pemerintahan Amerika Serikat menyerbu masuk ke dalam gedung kedutaan besar Amerika Serikat di Tehran, Iran. Lebih dari 50 pegawai kedutaan besar Amerika Serikat kemudian dijadikan sebagai tawanan. Namun, enam orang diantaranya berhasil melarikan diri dan kemudian bersembunyi di kediaman Duta Besar Kanada untuk Iran, Ken Taylor (Victor Garber).

Peristiwa tersebut jelas membuat panik pemerintahan Amerika Serikat. Bersama dengan seorang spesialis dari Central Intelligence Agency, Tony Mendez (Ben Affleck), pihak Departemen Pertahanan Amerika Serikat kemudian mengeksplorasi berbagai opsi mengenai cara untuk mengeluarkan enam warganya yang berhasil lolos tersebut dari Iran. Tony lalu mengusulkan sebuah ide yaitu dengan cara mengajukan izin untuk membuat sebuah film berjudul Argo di negara Iran dan kemudian memalsukan identitas keenam orang tersebut menjadi kru film yang sedang mencari lokasi film di wilayah konflik, sehingga keenam orang tersebut dapat dengan aman keluar dari wilayah Iran.

Rencana Tony Mendez ternyata tidak berjalan secara mulus, ketika sampai di Iran yang sedang berkecamuk dengan berbagai demonstrasi dan penjagaan ketat, tidak mudah bagi Tony Mendez untuk membawa keenam orang itu keluar begitu saja. Apalagi ketika Tony Mendez mendapat kabar mengejutkan bahwa operasi tersebut dibatalkan oleh pemerintah AS.
Ide Tony Mendez dinilai sebagai sebuah ide yang jelas konyol. Namun, kemudian hingga saat ini tetap dikenang sebagai salah satu momen paling berani dan heroik di sepanjang sejarah politik Amerika tersebut.

Ben Affleck berhasil mengemas Argo menjadi sebuah presentasi keseluruhan yang sangat mengagumkan. Tidak hanya ia berhasil menjaga setiap intensitas cerita yang tersirat dalam naskah cerdas arahan Chris Terrio, namun Ben Affleck juga mampu mengemas kisah tersebut dalam sebuah penampilan yang sangat, sangat meyakinkan. Kualitas produksi film ini juga mumpuni mulai dari penampilan para pemeran hingga desain produksi yang disajikan di sepanjang film. Atmosfer tahun 1970an benar-benar terasa, terlihat dari tata kostum, tata rias dan rambut. Kekuatan penampilan cerita Argo juga harus diakui mampu tampil maksimal berkat dukungan tata penyuntingan arahan William Goldenberg.  Ben Affleck mampu membuat intensitas ketegangan yang erus menanjak sehingga tidak tersa membosankan melainkan membuat penasaran. Puncaknya, 45 menit akhir Argo yang begitu brilian dan akan mampu membuat setiap penonton film ini menahan nafas mereka. Argo memang menjadi tayangan dengan nilai hiburan yang sangat berkualitas.

Para pemeran juga memberikan sumbangsih yang membuat film ini terasa nyata dan meyakinkan. Mereka diantaranya adalah Ben Affleck (Tony Mendez), Bryan Cranston (Jack O’Donnell), John Goodman (John Chambers), Alan Arkin (Lester Siegel), Tate Donovan (Bob Anders), Clea DuVall (Cora Lijek),Christopher Denham (Mark Lijek) dan Scoot McNairy (Joe Stafford) yang mampu berperan maksimal dalam setiap kehadiran karakter mereka di dalam jalan cerita.
Argo Movie Trailer

Sinopsis 9 Summers 10 Autumns (2013)

Apa kabar, 9 Summers 10 Autumns telah hadir di bioskop indonesia. Bagaimana film ini? Apakah semenarik film-film Indonesia pendahulunya? Sebuah film dengan penceritaan mengenai kisah perjalanan seseorang dalam mencapai kesuksesan ini sudah sering diangkat dan memang cukup mudah menarik minat penonton Indonesia. Apalagi, jika kisah tersebut diangkat dari kisah nyata yang memiliki daya emosional yang kuat dan digarap dengan bagus, karena banyak diantara film sejenis yang terkesan terlalu memaksakan inspirasi dan kisah yang menyentuh ke penontonnya.
SINOPSIS
Diadaptasi dari novel berjudul sama yang diangkat dari perjalanan hidup penulisnya sendiri, Iwan Setyawan, yang berkat kegigihannya, mampu menembus batas mimpi dan sukses menjadi direktur sebuah perusahaan ternama di New York, Amerika Serikat. Berlatar belakang cerita di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 Summers 10 Autumns bercerita mengenai kehidupan seorang pemuda bernama Iwan Setyawan (Ihsan Tarore) yang merupakan anak lelaki satu-satunya dari lima anak yang dimiliki oleh pasangan Bapak (Alex Komang) dan Ibuk (Dewi Irawan). Terlahir dari keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi yang cenderung serba kekurangan, Iwan dan saudara-saudaranya semenjak kecil telah membiasakan diri untuk hidup secara sederhana. Walau begitu, Bapak dan Ibuk selalu menanamkan arti pentingnya memiliki pendidikan kepada tiap anaknya karena mereka percaya bahwa ilmu dan pengetahuanlah yang akan membawa anak-anak mereka ke jenjang kehidupan yang lebih baik dari mereka.
136326837576012_300x432Prinsip itulah yang kemudian tertanam dalam pada diri Iwan. Dalam kesehariannya, Iwan terus bergiat diri dalam menuntut ilmu. Dan dengan kecerdasannya, Iwan kemudian berhasil meraih bangku kuliah tanpa harus mengikuti ujian masuk. Berbagai tantangan yang berhasil ia taklukkan, baik dalam kehidupan maupun pendidikannya, telah menempa Iwan menjadi sosok yang lebih kuat dan optimis dalam memandang masa depannya. Dan secara perlahan, kerja keras yang selama ini ia lakukan mulai membuahkan sukses. Sebuah kesuksesan yang bahkan mampu melebihi impian masa kecilnya untuk dapat memiliki sebuah kamar tidur sendiri di rumahnya.
Beda 9 Summers 10 Autumns dari  film drama bertema sama adalah film ini memiliki kisah yang luas dan tidak melulu berkonsentrasi pada karakter utama yang berusaha untuk meraih mimpi maupun memperbaiki kehidupannya. Naskah cerita film ini ditulis oleh Ifa Isfansyah, Fajar Nugros dan Iwan Setyawan sendiri, 9 Summers 10 Autumns justru memberikan keluarga Iwan porsi penceritaan yang cukup besar dimana digambarkan keluarga adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari pribadi karakter Iwan dan merekalah yang menjadi pemicu dirinya untuk berusaha untuk melakukan berbagai hal terbaik untuk kehidupannya. Sutradara Ifa Isfansyah mampu dengan baik mengeksplorasi naik turunnya hubungan yang terjadi antara karakter Iwan dengan keluarganya. Hasilnya, walaupun konfik dalam film ini belum bisa dikatakan sebagai yang istimewa, 9 Summers 10 Autumns telah mampu tampil memukau dan menarik minat penonton dalam penceritaannya.
Ifa berhasil memberikan detil yang dibutuhkan 9 Summers 10 Autumns ini sehingga film ini terkesan lugas, tidak dipaksakan. Ini adalah (mungkin) kebiasaan Ifa dalam menggarap sebuah film dengan kualitas seperti ini, lihat saja film Sang Penari (2011) yang kualitasnya masih sulit untuk ditandingi sampai saat ini. Ifa, dengan dukungan talenta akting dan produksi yang ia miliki, mampu memberikan arahan yang tepat kepada setiap jajaran pemeran filmnya untuk memberikan penampilan yang meyakinkan. Begitu pula dengan kualitas tata produksi, mulai dari tata musik, sinematografi hingga desain produksi, yang terancang demikian rapi dan tampil saling berpadu kuat dalam mengisi atmosfer emosional presentasi cerita.
Berbicara mengenai penampilan para pemeran, 9 Summers 10 Autumns berhasil hadir dengan kualitas akting yang begitu memukau dari setiap pemerannya. Sebagai karakter Iwan Setyawan, Ihsan Tarore mampu menghidupkan karakter yang ia perankan dengan begitu meyakinkan – mulai dari cara berucap, gerak tubuh hingga selera fashion karakter tersebut. Alex Komang dan Dewi Irawan hadir dalam dua karakter yang saling bertolak belakang satu sama lain namun jelas terlihat sama-sama tak terpisahkan. Kerasnya karakter Bapak yang diperankan Alex Komang serta kelembutan karakter Ibu yang dihadirkan Dewi Irawan mampu terefleksi dengan baik pada diri karakter Iwan Setyawan berkat ‘hubungan’ yang terjalin meyakinkan antara ketiga aktor. Para pemeran pendukung seperti Agni Pratistha, Ence Bagus, Epy Kusnandar dan Ria Irawan juga menambah kekuatan dalam film 9 Summers 10 Autumns ini.
Mungkin film ini seperti kebanyakan film bertema sama, konflik dalam film ini pun tidak sedramatis film-film pendahulunya. Namun, dengan tangan dingin Ifa dalam memaparkan jalan cerita film ini alhasil film ini mampu membuat sebuah tontonan yang berkualitas dan tidak terkesan dipaksakan.Dan dengan pengarahan Ifa yang begitu kuat kepada alur cerita, para pemeran serta produksi filmnya, 9 Summers 10 Autumns mampu menjelma menjadi sebuah penceritaan drama yang humanis, meyakinkan serta tampil dengan sisi emosional cerita yang begitu hangat dalam menyentuh tiap penontonnya.

Trailer 9 Summers 10 Autumns

The Blind Side Movie

Apa kabar,
The Blind Side Movie hadir tahun 2009 adalah sebuah film yang diadaptasi dari sebuah buku berjudul The Blind Side: Evolution of a Game, yang ditulis oleh Michael Lewis. cerita dalam film ini adalah mengenai perjalanan hidup seorang pemain National Football League, Michael Oher (Quinton Aaron), yang sebelum ia meraih kesuksesan sempat menjalani kehidupan tanpa masa depan yang jelas sebelum akhirnya ia bertemu dengan keluarga Tuohy, yang tanpa melihat perbedaan warna kulit antar mereka dan Oher, merawat Oher dan bahkan mengangkatnya menjadi salah satu bagian keluarga mereka.
the_blind_side_poster_01
Film ini seperti kebanyakan film keluarga lainya, film ini juga tidak memiliki keunggulan yang berarti. Namun, Sutradara John Lee Hancock beruntung memiliki pemeran yang mampu benar-benar menghidupkan jalannya film ini dengan sangat baik. Dan diantara para pemeran tersebut, Sandra Bullock mampu bersinar dan menjadi nyawa dari The Blind Side.
Melihat penampilan Bullock sebagai Leigh Ann Tuohy di film ini mungkin akan sedikit mengingatkan Anda pada perannya sebagai wanita pirang sinis bermulut pedas, Jean Cabot, di Crash. Berbeda dengan perannya di film tersebut, tentu saja, Leigh Anne adalah seorang karakter yang dapat dicintai oleh para penontonnya. Disinilah letak keunggulan Bullock. Ia mampu memberikan sisi drama-nya dengan baik, namun tetap mengeluarkan aura komedi seperti yang ia selalu tampilkan di film-film komedi romatis yang ia bintangi.
Selain para bintang yang berperan, The Blind Side juga mampu memenuhi setiap ekspektasi penonton yang mengharapkan sebuah film drama keluarga yang inspirasional dan menyentuh hati. John Lee Hancock memang benar-benar berhasil membuat sebuah film bertema olahraga yang sebenarnya telah banyak dirilis sebelumnya, menjadi sebuah tontonan yang tetap dapat membuat penontonnya merasa terikat dengan jalan cerita dan tiap karakter yang ada, walaupun, mungkin sebagian orang akan mengeluhkan durasi film yang sedikit lebih panjang dari drama ringan biasa lainnya.
Secara keseluruhan, The Blind Side adalah sebuah film drama keluarga bertema olahraga yang senada dengan film drama keluarga lain, namun memiliki pemeran dan cerita yang mampu mengikat setiap penontonnya. Bukan yang terbaik, namun The Blind Side tetap adalah sebuah tontonan yang memiliki kualitas di atas rata-rata film lain yang bergenre sama.
SINOPSIS 
Film “The Blind Side” berdasarkan kisah nyata yang telah di filmkan oleh Baltimore Ravens. Becerita tentang seorang anak muda bernama Michael Oher (Quinton Aaron) yang tumbuh di perumahan dalam kota bersama Ibunya di Memphis, tempat tinggal orang-orang berkulit hitam bernama “Hurt Village”. Cerita Michael dimulai dari dia menjadi tunawisma dari kelurga rusak dengan seorang Ibu yang kecanduan narkoba dan seorang Ayah yang tidak bertanggung jawab dalam keluarganya. Karena keadaan keluarganya, seorang keluarga dari tukang service mengambil alih hidupnya ketika Michael tumbuh dewasa. Sayangnya, ia sedang terombang ambing dengan masalah orang tua asuh baru dan sekarang dia merasa masa remajanya telah terenggut oleh waktu sehingga dia lebih senang kehilangan tempat tinggal dan hidup sendirian berbekal secarik baju yang dia kenakan. Dengan keberuntungan, seorang pelatih football menginginkan pemain seukuran Michael, dan akhirnya dia didaftarkan di sebuah sekolah Kristen Swasta di mana anak dari keluarga Tuohy bersekolah di situ juga. Michael adalah seorang anak yang pembawaannya tenang, terbukti memiliki kepribadian kekanak-kanakan, karena dia mencoba bermain dengan anak-anak TK dan di abaikan oleh anak TK tersebut. Kemudian Michael berteman dengan S.J. Tuohy (Jae Head) anak termuda dari keluarga Tuohy yang mengenalkan pada dunia bola.
Pada suatu malam di musim dingin, dimana Michael berjalan sendirian menuju gedung olahraga yang berada di lingkungan sekolah, dimana tempat dia tidur dan menghangatkan badan dari serangan musim dingin. Michael bertemu Leigh Anne Tuohy (Sandra Bullock) dengan Suaminya, Sean (Tim McGraw) beserta putra-putrinya Jae dan Collins (Lily Collins) kemudian Michael di ajak pulang untuk bermalam di rumah keluarga Tuohy. Namun, Sean menolaknya dengan menayakan kepada istrinya “apakah dia akan tinggal di sini untuk selamanya?” meskipun anak-anaknya menerima Michael tanpa masalah yang berbelit-belit. Segera, Leigh Anne menyiapkan kamar dan tempat tidur untuk Michael. Ketika ia mulai nyaman tinggal di rumah baru keluarga Tuohy, Leigh Anne mencari informasi data diri Michael, dan hasil positif yang hanya guru bisa katakan tentang dia adalah bahwa dia memiliki naluri protektif yang sangat besar. kemudian Leigh Anne menjelaskan padanya bagaimana cara bermain di lapangan. Sampai sejauh itu dia tidak bisa memahami permainan dan peraturannya, dan ia tidak mampu memahami sebagai apa perannya di lapangan itu.
 
Sejak saat itu Michael mulai bermain dengan baik dan berguna bagi timnya. Pada foto kartu Natal tahun lalu Michael ikut foto bersama dalam foto kelurga Tuohy yang kemudian di bagi-bagikan ke teman-teman dekat Leigh Anne. Ketika teman Leigh Anne, Beth (Rhoda Griffs), Elaine (Eaddy mays) dan Sherry (Asley Leconte Campbell) bertemu secara teratur di sebuah restoran mahal di kota. Semua teman-temannya tertawa tentang “Proyek dalam proyek” Leigh Anne buat. Tapi dia mengatakan bahwa jika teman mereka tidak menghargai apa yang ia lakukan, sebaiknya mulai dari sekarang berhenti menemui mereka.
Sebuah peluang muncul bagi Michael untuk bermain di tingkat Universitas. namun, ia perlu untuk memperbaiki nilai-nilainya. Sehingga keluarga Tuohy menyewa seorang guru privat Miss Sue (Kathy bates) untuk mengajarkan kepada Michael supaya berhasil dalam pelajarannya. Selama mereka belajar, saat pelajaran Geografi Miss Sue membuat komentar bodoh tentang beberapa Universitas telah mengubur mayat orang mati di lapangan football mereka, dan nampaknya Michael percaya cerita itu.
Ada sebuah kejadian ketika Leigh Anne ingin melakukan percakapan tatap muka dengan Ibu kandung Michael (Adriane Lenox). Meskipun ia tampak tidak responsif pada awalnya, akhirnya sang Ibu kandung Michael menginginkan anaknya yang terbaik. Dia mengatakan kalau Michael telah di cap sebagai “anak pelarian” oleh Pelayanan masyarakat Sosial, dan dia berharap agar Leigh Anne menemukan solusinya. Leigh Anne juga menghadapi beberapa orang dari perumahan “Hurt Village” dan rata-rata dari mereka tidak berkata apa-apa tentang Michael dan dia mengancam mereka kalau dirinya di situasi yang benar dan tidak takut sama sekali.
3 Universitas terbaik menginginkan Michael. Sean S.J. Berbicara dengan pelatih, dan memimpin negosiasi atas nama Michael. Ketika michael mendapatkan nilai-nilainya yang cukup tinggi, ia harus membuat keputusan, dan dia memutuskannya. Dia memilih Universitas dimana duluanya adalah tempat bermain Sean, dan Anne Leigh sebagai pemandu soraknya. Ini menyebabkan Granger (Sharon Morris) memeriksa Michael di kantor polisi dan memberikan berbagai pertanyaan yang menyudutkan Michael. Dia menduga kalau Keluarga Tuohy dan Miss Sue telah sekongkol memanfaatkan Michael demi keuntungan Universitas tersebut.
Setelah berfikir dan mempertanyakan Leigh Anne tentang masalah ini, Michael menyadari bahwa sekarang Tuohy adalah keluarganya, dan ia mengatakan pada Granger bahwa itulah alasan baginya untuk memilih Universitas itu.
Film berakhir ketika Michael menjadi pemain proesional dan terkenal dan S.J. keluar ke lapangan bersama Michael.
Trailer The Blind Side

 
Sumber : berbagai sumber

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Laporan Cinema - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger